Forex for a trader
Forex dalam syariah

Forex dalam syariahTrading Forex Syariah. ??? ????????? ??? ???????? ????? ???? ?????? ?? ?????? ????????. “Jangan ada yang berdagang di pasar kami kecuali orang yang Faqih (faham hukum), kalau tidak maka dia akan makan riba”. Bisa trading forex itu sudah biasa, tetapi apakah Anda mampu untuk trading sesuai aturan syariah ? Jangan trading forex jika belum tau ilmunya . Jumat, 17 Januari 2020. Trading Forex Syari'ah. Alhamdulillah atas segala nikmat dan rahmat-Nya kita bisa dipertemukan melalui blog Pelatihan Trading Forex Syariah. Sebagai pengantar akan kami sampaikan beberapa hal penting yang akan Anda pelajari selama mengikuti semua prosesi pelatihan ditempat kami. Pelatihan Trading Syariah ini merupakan media pelatihan yang pertama dan baru satu-satunya yang mengajarkan ilmu trading berbasis syari'ah secara detil beserta dalil hukumnya sampai faham, insya Allah. Mungkin sudah ada tempat pelatihan lain sebelum kami yang mengusung tema syariah juga tapi percayalah itu cuma nama saja, insya Allah prakteknya tetap non syariah. Untuk tau alasannya silahkan baca sampai selesai. Kenalilah BROKER pilihan anda sebelum memutuskan untuk deposit dan bertransaksi disana.

Ciri-ciri broker Legal dan Ilegal bisa dibaca di SINI. Jangan sampai hanya karena tertarik oleh layanan bebas bunga yang mereka sebut layanan islami tetapi berjenis Dealing Desk (Bandar) , karena jika demikian maka setiap transaksi pasti ada pihak yang akan dirugikan (tidak untung - menguntungkan tetapi untung - merugikan). Baca ulasannya di SINI . Pilih BROKER No Dealing Desk agar tujuan transaksinya lurus sesuai syariah karena ketersediaan stok mata uang selalu tergantung dari supply di para bank besar (market) yang menjadi liquiditornya. Sehingga tujuan dari jual beli (pertukaran) mata uang itu benar-benar didasarkan pada adanya kebutuhan (untung - menguntungkan) , bukan sekedar simulasi jual-beli yang dikendalikan oleh broker. Broker No Dealing Desk (NDD) ada 3 jenis yaitu ECN , STP, dan DMA . ECN Broker jenis ECN (Electronic Communication Network) adalah broker yang benar-benar ikut berpartisipasi di market seperti halnya bank besar yang berfungsi sebagai liquiditor, ataupun mempertemukan penjual dan pembeli di antara para usernya (broker tidak menjadi bandar). STP Broker STP (Straight Through Processing) adalah broker yang ordernya dilempar lagi ke broker yang lain, biasanya dilempar ke ECN (tapi kalau dilemparnya ke broker yang Dealing Desk masih ada peluang bahaya). DMA Broker jenis DMA (Direct Market Access) adalah suatu broker yang nasabahnya (Trader) dimungkinkan untuk mengakses ke beberapa liquiditor sekaligus (ke beberapa bank besar), dengan tujuan untuk mendapatkan tingkat spread dan eksekusi harga yang cepat dan terbaik. Order benar-benar dilempar ke market yang dalam hal ini adalah ke beberapa Bank Besar yang sudah terikat kontrak dengan broker tersebut. Baik broker jenis ECN , STP dan DMA tidak akan melawan trading dari para tradernya, dan malah mereka lebih suka tradernya menang ataupun banyak bertrading (banyak frekuensi transaksinya scalper), karena itu berarti pemasukkan untuk mereka. Tentunya cari juga yang regulasinya benar untuk trading, ulasannya di SINI. Jika ada yang mengatakan bahwa TRADING FOREX ONLINE itu sama dengan TRADING FOREX OFFLINE (Datang langsung ke bankmoney changer) maka bisa dipastikan TIDAK FAHAM HUKUM transaksi trading forex syariah. Tapi bagaimana bisa faham kadang penyampai materi diluar sana orang non muslim. Transaksi trading forex secara langsung (Offline) " money exchange" dalam bentuknya yang sederhana dilakukan secara tunai atau dikategorikan tunai ( spot ) dan jual putus ( one shot deal ) saat menukar rupiah ke US $ dolar maka langsung mendapat pertukaran berupa US $ dolar ditangan. Berbeda dengan trading online melalui perantara broker tidak akan pernah bisa jual putus ( one shot deal ) , sehingga dalam alur transaksinya sangat jauh sekali berbeda.

Ini harus diketahui dari awal oleh semua trader muslim. Satu pertanyaan untuk anda, apakah trading forex online itu sudah memenuhi syarat SYARIAH untuk disebut sebagai transaksi SPOT sesuai dengan apa yang dimaksudkan Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI ? Padahal transaksi SPOT jual beli mata uang secara langsung dan transaksi jual beli mata uang secara online itu jelas BERBEDA , untuk itulah kami membuat blog ini dengan harapan bisa meluruskan pemahaman tersebut. Jika para pembaca berkenan membantu menyebarkan informasi keberadaan blog ini kami syukuri alhamdulillahi jazzakalloohu khoiroo atas semua amal sholihnya. Jika Trading forex offline (datang ke exchanger langsung) dengan trading forex online (melalui perantara broker) saja sudah beda, apalagi jika bisnis trading forex online itu dibandingkan dengan bisnis trading (jual - beli) barang real (non ribawi) seperti jualan HP, jual sayur, jual pulsa, dll. Masya Alloh. terlalu. Kita harus tahu bahwa Trading Forex Syariah adalah trading yang dalam semua pelaksanaan transaksinya harus selalu mengacu pada hukum-hukum islam (harus ada dasar hukum syariahnya atau tidak melanggar larangan syar'i) dan meninggalkan perilaku yang di haramkan syar'i mulai dari NIAT awal dan TUJUAN (keperluan) dalam setiap transaksi, harus selalu (wajib) menjauhi haramnya Bunga (??? riba), Perjudian, Spekulasi yang disengaja (???? maisir), Ketidakjelasan dan Manipulatif (??? ghoror), Penipuan, juga tentang multi transaksi dalam 1 aqad, dan 2 bentuk transaksi dalam 1 transaksi yang semuanya dilarang syariah dengan dalil Qur'an - Hadits yang jelas. Sekali lagi silahkan jawab dengan jujur dalam hati, apakah setelah mengetahui beberapa hal yang kami sampaikan di atas masih juga menganggap bahwa hanya dengan trading di broker penyedia layanan bebas bunga inap yang mereka sebut layanan trading islami itu sudah memenuhi syarat untuk disebut sebagai trading forex sesuai syariah ? Ingat bahwa melakukan aktifitas trading di sebuah broker bebas bunga inap itu hanya 1 bagian yang dilarang dan harus ditinggalkan dari banyaknya larangan syariah lain yang juga harus ditinggalkan dan dijauhi oleh setiap trader muslim yang beriman dalam transaksi trading. Sehingga biarpun sudah trading di broker bebas swap, tanpa komisi, broker islami bebas bunga inap tetapi jika mulai dari niat sampai cara trading masih seperti biasa ya hasilnya sama saja. Praktek JUDI itu biarpun dibuatkan tempat khusus dan dilindungi undang-undang bahkan juga disahkan pejabat misalnya itu tidak akan menjadikannya HALAL . Karena bukan masalah tentang dimana tempat JUDI itu dikerjakan yang menjadikannya HARAM , tetapi sebab prakteknya kegiatannya pelaksanaannya sudah HARAM . Setelah mengetahui semua kebenaran tentang trading forex syariah ini namun masih saja menunda-nunda untuk mempelajarinya, maka sama artinya dengan menganiaya diri sendiri ( ??????? ?????????? ) karena secara sadar sengaja terus melakukan perbuatan dosa yang diharamkan. Jangan halalkan segala cara untuk mencari harta, ingat lima perkara yang kelak akan ditanyakan di Yaumil-Qiyamah.

Dari Abu Barzah Al-Aslami, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ??? ??????? ??????? ?????? ?????? ???????????? ?????? ???????? ???? ???????? ?????? ????????? ?????? ???????? ?????? ?????? ?????? ??????? ???? ?????? ??????????? ???????? ?????????? ?????? ???????? ?????? ?????????. “Kedua kaki seorang hamba tidaklah beranjak pada hari kiamat hingga ia ditanya mengenai: (1) umurnya di manakah ia habiskan, (2) ilmunya di manakah ia amalkan, (3) hartanya bagaimana ia peroleh dan (4) di mana ia infakkan dan (5) mengenai tubuhnya di manakah usangnya.” (HR. Tirmidzi no. 2417, dari Abi Barzah Al Aslami. Syaikh Al Albani : shohih) Banyak trader (muslim) yang sebelum bergabung bersama kami telah mengikuti pelatihan, kursus, seminar, workshop, dsb yang juga mengusung tema syariah. Kebanyakan dari mereka terpikat oleh kata "SYARIAH" lalu terpesona dengan iklan media TV, youtube, dan kemudian tertarik dengan dokumentasi foto yang menarik. Namun mereka menyampaikan bahwa pada saat workshop dimulai sampai berakhirnya acara, pemateri tidak membahas dasar hukum jual beli barang ribawi (termasuk mata uang jika dihukumi sebagai barang ribawi) mulai dari niat, tujuan, akad, cara transaksi, dst. Jika hanya menyarankan peserta untuk trading di broker penyedia layanan akun tanpa bunga inap saja itu cuma bisa disebut trading tanpa bunga inap ! Bukankah saat ini banyak sekali broker yang menyediakan fasilitas bebas swap dan tanpa komisi. Lalu dimana letak syariahnya ? Jangan cuma cari tempat pelatihan yang sekedar MURAH, MERIAH lalu dibilang bahwa trading itu MUDAH, tapi kalau hasilnya cuma jadi " WABAH" (abis duit banyak ga ada manfaatnya), kalau sudah gitu insya Alloh pasti tidak akan mendapatkan manfaat dan kebarokahan ilmu. Justru bumerang karena tetap melanggengkan praktek yang dilarang agama, sehingga jika ada hasil dari transaksi trading seperti itu biarpun dikit semuanya HARAM .

Pelatihan trading forex syariah ditempat kami bukan sekedar seminar, training, lokakarya, workshop, dll yang hanya menyampaikan informasi materi secara umum saja. Bukan hanya pelatihan untuk tujuan tunggal mencari profit dari selisih kurs perbedaan mata uang saja. Kami membagikan ilmu trading forex berbasis syariah beserta dasar dalil hukum syar'inya dan akan terus kami dampingi sampai bisa, insya Allah. Setelah mengetahui semua kebenaran tentang trading forex syariah ini namun masih saja menunda-nunda untuk mempelajarinya, maka sama artinya dengan menganiaya diri sendiri ( ??????? ?????????? ) karena secara sadar sengaja terus melakukan perbuatan dosa yang diharamkan. > Kelas Pemula kami khususkan bagi semua trader pemula yang ingin menimba ilmu trading syariah mulai dari awal atau mulai dari belum mempunyai pengalaman trading sama sekali (jika belum punya accoun islami di suatu broker penyedia layanan islami akan kami bantu membuatnya). > Kelas Lanjutan untuk semua peserta pelatihan yang sudah memiliki pengalaman trading minimal 17 bulan dan sudah terampil melakukan transaksi dasar dalam trading forex (sudah bisa melakukan order (mengatur posisi), membaca trend, mampu memasang indikator, dll). > Kelas Profesional bisa di ikuti oleh para pelaku bisnis trading forex dengan pengalaman trading di atas 3 tahun, dan mahir dalam melakukan transaksi pada platform metatrader (MT4MT5) baik yang sudah bisa memperoleh profit secara teratur atau belum bisa profit dengan stabil (Insya Allah dengan mengikuti pelatihan ini anda akan mendapat bimbingan sampai bisa menghasilkan profit maksimal). Bagi trader yang sibuk sehingga tidak ada waktu untuk mengikuti pelatihan atau ingin memiliki materi pelatihan trading syariah tanpa harus mengikuti pelatihan online maupun offline, kami sediakan materi khusus TRADING FOREX SYARIAH lengkap beserta EA, INDIKATOR, SCRIPT, TEMPLATE, LIBRARIES dengan mengirimkan biaya materi saja. Materi berisi pokok bahasan trading secara syariah. Anda bisa menghubungi nomer 085812398212 ( WA ) atau 0 81390206935 ( T elegram ) nomer fast respon 24 jam . Jika dikemudian hari setelah mempelajari materi yang kami kirimkan, anda ingin ikut pelatihan tinggal mengirimkan kekurangan biaya sesuai kelas, termasuk jika mengambil 3 kelas sekaligus dan ikut program diskon bayar 2 kelas gratis 1 kelas. Fasilitas untuk semua peserta pelatihan Offline 1 guru 1 siswa (1 kelompok kecil maksimal 7 orang) agar penyampaian dan pembahasan materi lebih fokus dengan hasil maksimal (Faham). Koneksi speedy + mifi 4G LTE. EA untuk membantu transaksi, kami sudah siapkan EA khusus (sudah kami sesuaikan dengan aturan syariah) . Dilengkapi dengan INDIKATOR dengan akurasi 90% yang insya Alloh akan makin memudahkan anda semua dalam memaksimalkan perolehan profit. Juga tambahan beberapa SCRIPT + TEMPLATE + Libraries yang juga sudah di design untuk siap membantu kesuksesan anda. Barokallohu fiikum.

Bagi setiap peserta yang sudah menyelesaikan pelatihan dengan baik dan lulus ujian akan kami kirimi Surat Keahlian melalui JNE ke alamat Anda. Surat itu bisa dijadikan bukti bahwa siswa didik terbukti sudah mampu menguasai materi trading syariah dengan baik. Bagi yang sudah menyelesaikan pelatihan tetapi belum lulus ujian bisa mengulang ujian di waktu lain sampai bisa lulus dan mendapatkan surat keahlian. Jika ada yang bermasalah dengan biaya pelatihan, insya Allah setelah memahami dan menguasai serta bisa menerapkan materi Trading Forex Syariah dalam seluruh transaksi trading anda maka dengan mudah akan bisa mendapatkan uang yang lebih banyak. Kami akan terus membantu anda untuk itu, dengan memberikan berbagai macam fasilitas. Serta sebuah dukungan nyata yang khusus kami hadirkan untuk membantu anda silahkan baca program layanan baru kami (klik link berikut) : > "NEW PROGRAM" Alhamdulillah sudah satu tahun kami terus berusaha untuk memberikan layanan terbaik untuk seluruh siswa kami dimanapun berada, baik yang di dalam negri maupun luar negri. Trading Forex Syariah. ??? ????????? ??? ???????? ????? ???? ?????? ?? ?????? ????????. “Jangan ada yang berdagang di pasar kami kecuali orang yang Faqih (faham hukum), kalau tidak maka dia akan makan riba”. Bisa trading forex itu sudah biasa, tetapi apakah Anda mampu untuk trading sesuai aturan syariah ? Jangan trading forex jika belum tau ilmunya . Jumat, 17 Januari 2020. Trading Forex Syari'ah. Alhamdulillah atas segala nikmat dan rahmat-Nya kita bisa dipertemukan melalui blog Pelatihan Trading Forex Syariah. Sebagai pengantar akan kami sampaikan beberapa hal penting yang akan Anda pelajari selama mengikuti semua prosesi pelatihan ditempat kami. Pelatihan Trading Syariah ini merupakan media pelatihan yang pertama dan baru satu-satunya yang mengajarkan ilmu trading berbasis syari'ah secara detil beserta dalil hukumnya sampai faham, insya Allah.

Mungkin sudah ada tempat pelatihan lain sebelum kami yang mengusung tema syariah juga tapi percayalah itu cuma nama saja, insya Allah prakteknya tetap non syariah. Untuk tau alasannya silahkan baca sampai selesai. Kenalilah BROKER pilihan anda sebelum memutuskan untuk deposit dan bertransaksi disana. Ciri-ciri broker Legal dan Ilegal bisa dibaca di SINI. Jangan sampai hanya karena tertarik oleh layanan bebas bunga yang mereka sebut layanan islami tetapi berjenis Dealing Desk (Bandar) , karena jika demikian maka setiap transaksi pasti ada pihak yang akan dirugikan (tidak untung - menguntungkan tetapi untung - merugikan). Baca ulasannya di SINI . Pilih BROKER No Dealing Desk agar tujuan transaksinya lurus sesuai syariah karena ketersediaan stok mata uang selalu tergantung dari supply di para bank besar (market) yang menjadi liquiditornya. Sehingga tujuan dari jual beli (pertukaran) mata uang itu benar-benar didasarkan pada adanya kebutuhan (untung - menguntungkan) , bukan sekedar simulasi jual-beli yang dikendalikan oleh broker. Broker No Dealing Desk (NDD) ada 3 jenis yaitu ECN , STP, dan DMA . ECN Broker jenis ECN (Electronic Communication Network) adalah broker yang benar-benar ikut berpartisipasi di market seperti halnya bank besar yang berfungsi sebagai liquiditor, ataupun mempertemukan penjual dan pembeli di antara para usernya (broker tidak menjadi bandar). STP Broker STP (Straight Through Processing) adalah broker yang ordernya dilempar lagi ke broker yang lain, biasanya dilempar ke ECN (tapi kalau dilemparnya ke broker yang Dealing Desk masih ada peluang bahaya). DMA Broker jenis DMA (Direct Market Access) adalah suatu broker yang nasabahnya (Trader) dimungkinkan untuk mengakses ke beberapa liquiditor sekaligus (ke beberapa bank besar), dengan tujuan untuk mendapatkan tingkat spread dan eksekusi harga yang cepat dan terbaik.

Order benar-benar dilempar ke market yang dalam hal ini adalah ke beberapa Bank Besar yang sudah terikat kontrak dengan broker tersebut. Baik broker jenis ECN , STP dan DMA tidak akan melawan trading dari para tradernya, dan malah mereka lebih suka tradernya menang ataupun banyak bertrading (banyak frekuensi transaksinya scalper), karena itu berarti pemasukkan untuk mereka. Tentunya cari juga yang regulasinya benar untuk trading, ulasannya di SINI. Jika ada yang mengatakan bahwa TRADING FOREX ONLINE itu sama dengan TRADING FOREX OFFLINE (Datang langsung ke bankmoney changer) maka bisa dipastikan TIDAK FAHAM HUKUM transaksi trading forex syariah. Tapi bagaimana bisa faham kadang penyampai materi diluar sana orang non muslim. Transaksi trading forex secara langsung (Offline) " money exchange" dalam bentuknya yang sederhana dilakukan secara tunai atau dikategorikan tunai ( spot ) dan jual putus ( one shot deal ) saat menukar rupiah ke US $ dolar maka langsung mendapat pertukaran berupa US $ dolar ditangan. Berbeda dengan trading online melalui perantara broker tidak akan pernah bisa jual putus ( one shot deal ) , sehingga dalam alur transaksinya sangat jauh sekali berbeda. Ini harus diketahui dari awal oleh semua trader muslim. Satu pertanyaan untuk anda, apakah trading forex online itu sudah memenuhi syarat SYARIAH untuk disebut sebagai transaksi SPOT sesuai dengan apa yang dimaksudkan Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI ? Padahal transaksi SPOT jual beli mata uang secara langsung dan transaksi jual beli mata uang secara online itu jelas BERBEDA , untuk itulah kami membuat blog ini dengan harapan bisa meluruskan pemahaman tersebut. Jika para pembaca berkenan membantu menyebarkan informasi keberadaan blog ini kami syukuri alhamdulillahi jazzakalloohu khoiroo atas semua amal sholihnya. Jika Trading forex offline (datang ke exchanger langsung) dengan trading forex online (melalui perantara broker) saja sudah beda, apalagi jika bisnis trading forex online itu dibandingkan dengan bisnis trading (jual - beli) barang real (non ribawi) seperti jualan HP, jual sayur, jual pulsa, dll. Masya Alloh. terlalu.

Kita harus tahu bahwa Trading Forex Syariah adalah trading yang dalam semua pelaksanaan transaksinya harus selalu mengacu pada hukum-hukum islam (harus ada dasar hukum syariahnya atau tidak melanggar larangan syar'i) dan meninggalkan perilaku yang di haramkan syar'i mulai dari NIAT awal dan TUJUAN (keperluan) dalam setiap transaksi, harus selalu (wajib) menjauhi haramnya Bunga (??? riba), Perjudian, Spekulasi yang disengaja (???? maisir), Ketidakjelasan dan Manipulatif (??? ghoror), Penipuan, juga tentang multi transaksi dalam 1 aqad, dan 2 bentuk transaksi dalam 1 transaksi yang semuanya dilarang syariah dengan dalil Qur'an - Hadits yang jelas. Sekali lagi silahkan jawab dengan jujur dalam hati, apakah setelah mengetahui beberapa hal yang kami sampaikan di atas masih juga menganggap bahwa hanya dengan trading di broker penyedia layanan bebas bunga inap yang mereka sebut layanan trading islami itu sudah memenuhi syarat untuk disebut sebagai trading forex sesuai syariah ? Ingat bahwa melakukan aktifitas trading di sebuah broker bebas bunga inap itu hanya 1 bagian yang dilarang dan harus ditinggalkan dari banyaknya larangan syariah lain yang juga harus ditinggalkan dan dijauhi oleh setiap trader muslim yang beriman dalam transaksi trading. Sehingga biarpun sudah trading di broker bebas swap, tanpa komisi, broker islami bebas bunga inap tetapi jika mulai dari niat sampai cara trading masih seperti biasa ya hasilnya sama saja. Praktek JUDI itu biarpun dibuatkan tempat khusus dan dilindungi undang-undang bahkan juga disahkan pejabat misalnya itu tidak akan menjadikannya HALAL . Karena bukan masalah tentang dimana tempat JUDI itu dikerjakan yang menjadikannya HARAM , tetapi sebab prakteknya kegiatannya pelaksanaannya sudah HARAM . Setelah mengetahui semua kebenaran tentang trading forex syariah ini namun masih saja menunda-nunda untuk mempelajarinya, maka sama artinya dengan menganiaya diri sendiri ( ??????? ?????????? ) karena secara sadar sengaja terus melakukan perbuatan dosa yang diharamkan. Jangan halalkan segala cara untuk mencari harta, ingat lima perkara yang kelak akan ditanyakan di Yaumil-Qiyamah. Dari Abu Barzah Al-Aslami, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ??? ??????? ??????? ?????? ?????? ???????????? ?????? ???????? ???? ???????? ?????? ????????? ?????? ???????? ?????? ?????? ?????? ??????? ???? ?????? ??????????? ???????? ?????????? ?????? ???????? ?????? ?????????. “Kedua kaki seorang hamba tidaklah beranjak pada hari kiamat hingga ia ditanya mengenai: (1) umurnya di manakah ia habiskan, (2) ilmunya di manakah ia amalkan, (3) hartanya bagaimana ia peroleh dan (4) di mana ia infakkan dan (5) mengenai tubuhnya di manakah usangnya.” (HR. Tirmidzi no. 2417, dari Abi Barzah Al Aslami. Syaikh Al Albani : shohih) Banyak trader (muslim) yang sebelum bergabung bersama kami telah mengikuti pelatihan, kursus, seminar, workshop, dsb yang juga mengusung tema syariah.

Kebanyakan dari mereka terpikat oleh kata "SYARIAH" lalu terpesona dengan iklan media TV, youtube, dan kemudian tertarik dengan dokumentasi foto yang menarik. Namun mereka menyampaikan bahwa pada saat workshop dimulai sampai berakhirnya acara, pemateri tidak membahas dasar hukum jual beli barang ribawi (termasuk mata uang jika dihukumi sebagai barang ribawi) mulai dari niat, tujuan, akad, cara transaksi, dst. Jika hanya menyarankan peserta untuk trading di broker penyedia layanan akun tanpa bunga inap saja itu cuma bisa disebut trading tanpa bunga inap ! Bukankah saat ini banyak sekali broker yang menyediakan fasilitas bebas swap dan tanpa komisi. Lalu dimana letak syariahnya ? Jangan cuma cari tempat pelatihan yang sekedar MURAH, MERIAH lalu dibilang bahwa trading itu MUDAH, tapi kalau hasilnya cuma jadi " WABAH" (abis duit banyak ga ada manfaatnya), kalau sudah gitu insya Alloh pasti tidak akan mendapatkan manfaat dan kebarokahan ilmu. Justru bumerang karena tetap melanggengkan praktek yang dilarang agama, sehingga jika ada hasil dari transaksi trading seperti itu biarpun dikit semuanya HARAM . Pelatihan trading forex syariah ditempat kami bukan sekedar seminar, training, lokakarya, workshop, dll yang hanya menyampaikan informasi materi secara umum saja. Bukan hanya pelatihan untuk tujuan tunggal mencari profit dari selisih kurs perbedaan mata uang saja. Kami membagikan ilmu trading forex berbasis syariah beserta dasar dalil hukum syar'inya dan akan terus kami dampingi sampai bisa, insya Allah. Setelah mengetahui semua kebenaran tentang trading forex syariah ini namun masih saja menunda-nunda untuk mempelajarinya, maka sama artinya dengan menganiaya diri sendiri ( ??????? ?????????? ) karena secara sadar sengaja terus melakukan perbuatan dosa yang diharamkan. > Kelas Pemula kami khususkan bagi semua trader pemula yang ingin menimba ilmu trading syariah mulai dari awal atau mulai dari belum mempunyai pengalaman trading sama sekali (jika belum punya accoun islami di suatu broker penyedia layanan islami akan kami bantu membuatnya). > Kelas Lanjutan untuk semua peserta pelatihan yang sudah memiliki pengalaman trading minimal 17 bulan dan sudah terampil melakukan transaksi dasar dalam trading forex (sudah bisa melakukan order (mengatur posisi), membaca trend, mampu memasang indikator, dll). > Kelas Profesional bisa di ikuti oleh para pelaku bisnis trading forex dengan pengalaman trading di atas 3 tahun, dan mahir dalam melakukan transaksi pada platform metatrader (MT4MT5) baik yang sudah bisa memperoleh profit secara teratur atau belum bisa profit dengan stabil (Insya Allah dengan mengikuti pelatihan ini anda akan mendapat bimbingan sampai bisa menghasilkan profit maksimal).

Bagi trader yang sibuk sehingga tidak ada waktu untuk mengikuti pelatihan atau ingin memiliki materi pelatihan trading syariah tanpa harus mengikuti pelatihan online maupun offline, kami sediakan materi khusus TRADING FOREX SYARIAH lengkap beserta EA, INDIKATOR, SCRIPT, TEMPLATE, LIBRARIES dengan mengirimkan biaya materi saja. Materi berisi pokok bahasan trading secara syariah. Anda bisa menghubungi nomer 085812398212 ( WA ) atau 0 81390206935 ( T elegram ) nomer fast respon 24 jam . Jika dikemudian hari setelah mempelajari materi yang kami kirimkan, anda ingin ikut pelatihan tinggal mengirimkan kekurangan biaya sesuai kelas, termasuk jika mengambil 3 kelas sekaligus dan ikut program diskon bayar 2 kelas gratis 1 kelas. Fasilitas untuk semua peserta pelatihan Offline 1 guru 1 siswa (1 kelompok kecil maksimal 7 orang) agar penyampaian dan pembahasan materi lebih fokus dengan hasil maksimal (Faham). Koneksi speedy + mifi 4G LTE. EA untuk membantu transaksi, kami sudah siapkan EA khusus (sudah kami sesuaikan dengan aturan syariah) . Dilengkapi dengan INDIKATOR dengan akurasi 90% yang insya Alloh akan makin memudahkan anda semua dalam memaksimalkan perolehan profit. Juga tambahan beberapa SCRIPT + TEMPLATE + Libraries yang juga sudah di design untuk siap membantu kesuksesan anda. Barokallohu fiikum. Bagi setiap peserta yang sudah menyelesaikan pelatihan dengan baik dan lulus ujian akan kami kirimi Surat Keahlian melalui JNE ke alamat Anda. Surat itu bisa dijadikan bukti bahwa siswa didik terbukti sudah mampu menguasai materi trading syariah dengan baik. Bagi yang sudah menyelesaikan pelatihan tetapi belum lulus ujian bisa mengulang ujian di waktu lain sampai bisa lulus dan mendapatkan surat keahlian. Jika ada yang bermasalah dengan biaya pelatihan, insya Allah setelah memahami dan menguasai serta bisa menerapkan materi Trading Forex Syariah dalam seluruh transaksi trading anda maka dengan mudah akan bisa mendapatkan uang yang lebih banyak. Kami akan terus membantu anda untuk itu, dengan memberikan berbagai macam fasilitas.

Serta sebuah dukungan nyata yang khusus kami hadirkan untuk membantu anda silahkan baca program layanan baru kami (klik link berikut) : > "NEW PROGRAM" Alhamdulillah sudah satu tahun kami terus berusaha untuk memberikan layanan terbaik untuk seluruh siswa kami dimanapun berada, baik yang di dalam negri maupun luar negri. Kupasan Pakar Mengenai Masalah Besar Isu Pemilikan Rumah Di Malaysia. Bursa Malaysia Derivatives Lancar Kontrak Hadapan Indeks Mini FTSE Bursa Malaysia Mid 70 (FM70) Lavida Coin – Boleh Percaya Kah? Garis Panduan Syariah dalam Perdagangan Forex. Sejak artikel sebelum ini iaitu Forex Online – Fatwa Kata Haram, Tapi Masih Ramai Yang Selamba Join mendapat pelbagai respon maka kami susulkan artikel kedua yang berkaitan forex trading online supaya lebih ramai faham. Artikel ini merujuk kepada video di YouTube oleh Associate Professor Dr. Aznan Hasan . Tetapi sebelum itu, jom kita berkenalan dengan Dr. Aznan terlebih dahulu. Pensyarah UIA & Pengerusi Jawatankuasa Penasihat Syariah Maybank Islamic. Sedikit latarbelakang mengenai Dr Aznan: Dan berikut merupakan link kepada video di YouTube yang bertajuk Garis Panduan Syariah dalam Perdagangan Forex: Apa yang kami boleh simpulkan daripada video durasi 12 minit tersebut ialah: Forex merupakan pertukaran mata wang kepada mata wang yang lain Contohnya tukar Ringgit Malaysia kepada US Dolar Semua Majlis Fatwa di dunia iktiraf duit kertas sebagai mata wang, sama seperti emas dan perak Pertukaran mata wang perlu mematuhi syarak Ringgit Malaysia tukar kepada Ringgit Malaysia perlu patuhi 2 syarat: Spot Transaksi & Harga dan Jumlah yang sama Jika tukar dua mata wang berbeza, US Dolar tukar kepada Ringgit Malaysia perlu patuhi syarat Spot Transaksi Spot Transaksi – Lani, tidak berlaku sebarang penangguhan. Transaksi Forex ada 3 PerkaraKeadaan.

Spot Transaksi – Berlaku secara Spot Transaksi (Transaksi Lani) Currency Futures (Transaksi Hadapan Mata Wang) – Tidak mematuhi syarak & tidak pernah dilakukan oleh institusi kewangan Islam di Malaysia Currency Options (Transaksi Opsyen) – Tidak mematuhi syarak & tidak pernah dilakukan oleh institusi kewangan Islam di Malaysia. Ciri-ciri Transaksi Forex oleh Institusi Kewangan Berdaftar dengan Bank Negara Malaysia (BNM): Institusi Kewangan Islam dikawal selia mengikut syarak Ada badan syariah yang memastikan transaksi mengikut syarak. Ciri-ciri Transaksi Forex Oleh Individu Yang Dikenali Sebagai Online Forex: Bukan daripada Malaysia , daripada luar negara, buka platform untuk transaksi tempatan Kebanyakan online broker tidak betul, hanya 10% je yang betul, 90% sekadar spekulasi dan tiada mata wang yang wujud untuk transaksi tersebut , jika Broker hanya melakukan spekulasi, maka HARAM Periksa adakah transaksi berlaku secara tertangguh , trade hari ini dan dapat mata wang lagi 6-7 hari kemudian, maka HARAM Kemudahan MarginLeverage , modal USD100, diberi margin dan boleh berniaga USD1000, maka HARAM, Kena ada modal USD1000, baru boleh berniaga USD1000. Syarat Online Forex Atau Transaksi Over the Counter Yang Mesti Dipenuhi: Pastikan broker adalah betul dan mempunyai mata wang ketika melakukan transaksi. Broker ada mata wang yang hendak kita tukarkan Ada duit sepenuhnya, modal USD1000 hanya boleh berniaga USD1000 dan tidak lebih (Leverage) Tiada margin terlibat Spot transaksi (Transaksi lani), ada yang dibenarkan sehingga 3 hari. 4 syarat di atas wajib dipenuhi, kalau salah satu syarat pun tak meet, maka HARAM. Syarat #2 – #4 tu mungkin individu dan broker boleh patuh, tapi bagaimana dengan #1 – siapa yang akan pantau? Anda boleh jamin broker tersebut ada semua matawang yang dipairkan dalam setiap transaksi yang berlaku? Tiada satu pun badan yang memantau Forex Online seperti mana Suruhanjaya Sekuriti di Malaysia yang memantau segala transaksi Bank-bank Islam di Malaysia supaya mereka patuh syariah. Syarikat forex kan semuanya berpangkalan di luar negara, maka itu dijadikan alasan supaya tak perlu berdaftar dengan Bank Negara Malaysia. Nota Tambahan Mengapa Bank Boleh Menjalankan Forex oleh Tuan Haji Razli Ramli, Ketua Penasihat, Jabatan Penasihat Perniagaan – Syariah di IBFIM (Islamic Banking and Finance Institute Malaysia): Forex adalah bermaksud foreign exchange. Apabila kita menyebut tentang Forex, kita sedia maklum bahawa ia adalah transaksi jual beli mata wang. Jual beli mata wang jika kita guna kontrak syariah Al Sarf, ia dibolehkan.

Forex online yang selalunya tidak dibenarkan kepada individu, tetapi ianya dibenarkan kepada Bank-bank Islamik. Sebab apa? Sebab matawang adalah merupakan perkara ‘ribawi’. Syarat perkara ribawi, ia mestilah jual beli secara tunai dan pertukaran mata wang berlaku on spot (tidak tertangguh). Kalau dijalankan secara online, ia akan menyusahkan untuk individu memastikan ianya berlaku on spot. Sebab itulah ia tidak dibenarkan. Kalau Bank-bank Islamik, mereka mempunyai Nostro dan Vostro akaun yang boleh bayar on spot antara ke dua-dua matawang tersebut walaupun secara online. Sebab itulah ia dibenarkan. Anda boleh muat turun dengan klik pada link di atas. Dengarlah Nasihat Daripada Mereka Yang Pakar.

Cukuplah setakat ini perkongsian daripada pihak kami, diharap anda beroleh manfaat dan sebarkan sebanyak mungkin supaya lebih ramai orang boleh faham hukum halal haram berkenaan forex trading online ini. Fatwa MUI Tentang Jual Beli Mata Uang (AL-SHARF) Pertanyaan yang pasti ditanyakan oleh setiap trader di Indonesia : 1. Apakah Trading Forex Haram? 2. Apakah Trading Forex Halal? 3. Apakah Trading Forex diperbolehkan dalam Agama Islam? 4. Apakah SWAP itu? Mari kita bahas dengan artikel yang pertama : Forex Dalam Hukum Islam. ??? ???? ?????? ??????. Dalam bukunya Prof. Drs. Masjfuk Zuhdi yang berjudul MASAIL FIQHIYAH; Kapita Selecta Hukum Islam, diperoleh bahwa Forex (Perdagangan Valas) diperbolehkan dalam hukum islam. Perdagangan valuta asing timbul karena adanya perdagangan barang-barang kebutuhankomoditi antar negara yang bersifat internasional. Perdagangan (Ekspor-Impor) ini tentu memerlukan alat bayar yaitu UANG yang masing-masing negara mempunyai ketentuan sendiri dan berbeda satu sama lainnya sesuai dengan penawaran dan permintaan diantara negara-negara tersebut sehingga timbul PERBANDINGAN NILAI MATA UANG antar negara. Perbandingan nilai mata uang antar negara terkumpul dalam suatu BURSA atau PASAR yang bersifat internasional dan terikat dalam suatu kesepakatan bersama yang saling menguntungkan. Nilai mata uang suatu negara dengan negara lainnya ini berubah (berfluktuasi) setiap saat sesuai volume permintaan dan penawarannya. Adanya permintaan dan penawaran inilah yang menimbulkan transaksi mata uang. Yang secara nyata hanyalah tukar-menukar mata uang yang berbeda nilai. HUKUM ISLAM dalam TRANSAKSI VALAS.

1. Ada Ijab-Qobul : ---> Ada perjanjian untuk memberi dan menerima. Penjual menyerahkan barang dan pembeli membayar tunai. Ijab-Qobulnya dilakukan dengan lisan, tulisan dan utusan. Pe mbeli dan penjual mempunyai wewenang penuh melaksanakan dan melakukan tindakantindakan hukum (dewasa dan berpikiran sehat) 2. Memenuhi syarat menjadi objek transaksi jual-beli yaitu: Suci barangnya (bukan najis) Dapat dimanfaatkan Dapat diserahterima kan Jelas barang dan harganya Dijual (dibeli) oleh pemiliknya sendiri atau kuasanya atas izin pemiliknya Barang sudah berada ditangannya jika barangnya diperoleh dengan imbalan. Perlu ditambahkan pendapat Muhammad Isa, bahwa jual beli saham itu diperbolehkan dalam agama. "Jangan kamu membeli ikan dalam air, karena sesungguhnya jual beli yang demikian itu mengandung penipuan". ( Hadis Ahmad bin Hambal dan Al Baihaqi dari Ibnu Mas'ud) Jual beli barang yang tidak di tempat transaksi diperbolehkan dengan syarat harus diterangkan sifatsifatnya atau ciri-cirinya. Kemudian jika barang sesuai dengan keterangan penjual, maka sahlah jual belinya. Tetapi jika tidak sesuai maka pembeli mempunyai hak khiyar, artinya boleh meneruskan atau membatalkan jual belinya.

Hal ini sesuai dengan hadis Nabi riwayat Al Daraquthni dari Abu Hurairah: “ Barang siapa yang membeli sesuatu yang ia tidak melihatnya, maka ia berhak khiyar jika ia telah melihatnya". Jual beli hasil tanam yang masih terpendam, seperti ketela, kentang, bawang dan sebagainya juga diperbolehkan, asal diberi contohnya, karena akan mengalami kesulitan atau kerugian jika harus mengeluarkan semua hasil tanaman yang terpendam untuk dijual. Hal ini sesuai dengan kaidah hukum Islam: “Kesulitan itu menarik kemudahan.” Demikian juga jual beli barang-barang yang telah terbungkustertutup, seperti makanan kalengan, LPG, dan sebagainya, asalkam diberi label yang menerangkan isinya. Vide Sabiq, op. cit. hal. 135. Mengenai teks kaidah hukum Islam tersebut di atas, vide Al Suyuthi, Al Ashbah wa al Nadzair, Mesir, Mustafa Muhammad, 1936 hal. 55. JUAL BELI VALUTA ASING DAN SAHAM. Yang dimaksud dengan valuta asing adalah mata uang luar negeri seperi dolar Amerika, poundsterling Inggris, ringgit Malaysia dan sebagainya. Apabila antara negara terjadi perdagangan internasional maka tiap negara membutuhkan valuta asing untuk alat bayar luar negeri yang dalam dunia perdagangan disebut devisa. Misalnya eksportir Indonesia akan memperoleh devisa dari hasil ekspornya, sebaliknya importir Indonesia memerlukan devisa untuk mengimpor dari luar negeri. Dengan demikian akan timbul penawaran dan perminataan di bursa valuta asing. setiap negara berwenang penuh menetapkan kurs uangnya masing-masing (kurs adalah perbandingan nilai uangnya terhadap mata uang asing) misalnya 1 dolar Amerika = Rp. 12.000. Namun kurs uang atau perbandingan nilai tukar setiap saat bisa berubah-ubah, tergantung pada kekuatan ekonomi negara masing-masing. Pencatatan kurs uang dan transaksi jual beli valuta asing diselenggarakan di Bursa Valuta Asing (A. W. J. Tupanno, et. al. Ekonomi dan Koperasi, Jakarta, Depdikbud 1982, hal 76-77) FATWA MUI TENTANG PERDAGANGAN VALAS.

Fatwa Dewan Syari'ah Nasional Majelis Ulama Indonesia. No: 28DSN-MUIIII2002 tentang Jual Beli Mata Uang (Al-Sharf) Menimbang : a. Bahwa dalam sejumlah kegiatan untuk memenuhi berbagai keperluan, seringkali diperlukan. transaksi jual-beli mata uang (al-sharf), baik antar mata uang sejenis maupun antar mata uang berlainan jenis. b. Bahwa dalam 'urf tijari (tradisi perdagangan) transaksi jual beli mata uang dikenal beberapa. bentuk transaksi yang status hukumnya dalam pandangan ajaran Islam berbeda antara satu bentuk dengan bentuk lain. c. Bahwa agar kegiatan transaksi tersebut dilakukan sesuai dengan ajaran Islam, DSN memandang perlu menetapkan fatwa tentang al-Sharf untuk dijadikan pedoman. Mengingat : 1. "Firman Allah, QS. Al-Baqarah2:275: ". Dan Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. " 2. "Hadis nabi riwayat al-Baihaqi dan Ibnu Majah dari Abu Sa'id al-Khudri:Rasulullah SAW bersabda, 'Sesungguhnya jual beli itu hanya boleh dilakukan atas dasar kerelaan (antara kedua belah pihak)' (HR. albaihaqi dan Ibnu Majah, dan dinilai shahih oleh Ibnu Hibban). 3. "Hadis Nabi Riwayat Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Nasa'i, dan Ibn Majah, dengan teks Muslim dari 'Ubadah bin Shamit, Nabi s. a.w bersabda: "(Juallah) emas dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum, sya'ir dengan sya'ir, kurma dengan kurma, dan garam dengan garam (denga syarat harus) sama dan sejenis serta secara tunai. Jika jenisnya berbeda, juallah sekehendakmu jika dilakukan secara tunai.

". 4. "Hadis Nabi riwayat Muslim, Tirmidzi, Nasa'i, Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ahmad, dari Umar bin Khattab, Nabi s. a.w bersabda: "(Jual-beli) emas dengan perak adalah riba kecuali (dilakukan) secara tunai." 5. "Hadis Nabi riwayat Muslim dari Abu Sa'id al-Khudri, Nabi s. a.w bersabda: Janganlah kamu menjual emas dengan emas kecuali sama (nilainya) dan janganlah menambahkan sebagian atas sebagian yang lain; janganlah menjual perak dengan perak kecuali sama (nilainya) dan janganlah menambahkan sebagaian atas sebagian yang lain; dan janganlah menjual emas dan perak tersebut yang tidak tunai dengan yang tunai. 6. "Hadis Nabi riwayat Muslim dari Bara' bin 'Azib dan Zaid bin Arqam : Rasulullah saw melarang menjual perak dengan emas secara piutang (tidak tunai). 7. "Hadis Nabi riwayat Tirmidzi dari Amr bin Auf: "Perjanjian dapat dilakukan di antara kaum muslimin, kecuali perjanjian yang mengharamkan yang halal atau menghalalkan yang haram; dan kaum muslimin terikat dengan syarat-syarat mereka kecuali syarat yang mengharamkan yang halal atau menghalalkan yang haram." 8. "Ijma. Ulama sepakat (ijma') bahwa akad al-sharf disyariatkan dengan syarat-syarat tertentu. Memperhatikan : 1. Surat dari pimpinah Unit Usaha Syariah Bank BNI no. UUS2878. 2. Pendapat peserta Rapat Pleno Dewan Syari'ah Nasional pada Hari Kamis, tanggal 14 Muharram 1423H 28 Maret 2002. Dewan Syari'ah Nasional Menetapkan : FATWA TENTANG JUAL BELI MATA UANG (AL-SHARF). Pertama : Ketentuan Umum.

Transaksi jual beli mata uang pada prinsipnya boleh dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Tidak untuk spekulasi (untung-untungan). 2. Ada kebutuhan transaksi atau untuk berjaga-jaga (simpanan). 3. Apabila transaksi dilakukan terhadap mata uang sejenis maka nilainya harus sama dan secara tunai (at-taqabudh). 4. Apabila berlainan jenis maka harus dilakukan dengan nilai tukar (kurs) yang berlaku pada saat transaksi dan secara tunai. Kedua : Jenis-jenis transaksi Valuta Asing. 1. Transaksi SPOT, yaitu transaksi pembelian dan penjualan valuta asing untuk penyerahan pada saat itu (over the counter) atau penyelesaiannya paling lambat dalam jangka waktu dua hari. Hukumnya adalah boleh, karena dianggap tunai, sedangkan waktu dua hari dianggap sebagai proses penyelesaian yang tidak bisa dihindari dan merupakan transaksi internasional. 2. Transaksi FORWARD, yaitu transaksi pembelian dan penjualan valas yang nilainya ditetapkan pada saat sekarang dan diberlakukan untuk waktu yang akan datang, antara 2x24 jam sampai dengan satu tahun. Hukumnya adalah haram, karena harga yang digunakan adalah harga yang diperjanjikan (muwa'adah) dan penyerahannya dilakukan di kemudian hari, padahal harga pada waktu penyerahan tersebut belum tentu sama dengan nilai yang disepakati, kecuali dilakukan dalam bentuk forward agreement untuk kebutuhan yang tidak dapat dihindari (lil hajah) 3. Transaksi SWAP yaitu suatu kontrak pembelian atau penjualan valas dengan harga spot yang dikombinasikan dengan pembelian antara penjualan valas yang sama dengan harga forward. Hukumnya haram, karena mengandung unsur maisir (spekulasi). 4. Transaksi OPTION yaitu kontrak untuk memperoleh hak dalam rangka membeli atau hak untuk menjual yang tidak harus dilakukan atas sejumlah unit valuta asing pada harga dan jangka waktu atau tanggal akhir tertentu.

Hukumnya haram, karena mengandung unsur maisir (spekulasi). Ketiga : Fatwa ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan jika di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan, akan diubah dan disempurnakan sebagaimana mestinya. Ditetapkan di : Jakarta. Tanggal : 14 Muharram 1423 H 28 Maret 2002 M. DEWAN SYARI'AH NASIONAL - MAJELIS ULAMA INDONESIA. Hukum Trade Forex, Halal atau Haram ? Saya tulis juga isu ini kerana ada yang email saya bertanyakan tentang adakah pekerjaan saya ini halal atau haram ? Income saya sebagai forex trader adakah halal atau haram ? Sebenarnya topik yang nak dibincangkan ini agak berat sebenarnya, memandangkan kita sebagai umat Islam mempunyai pelbagai pendapat daripada badan-badan kerajaan, ulama-ulama, ustaz-ustaz dan ilmuan-ilmuan. Berikut saya letakkan sedutan video tentang apakah hukum trading forex menurut perspektif Islam. Adakah harus atau haram ? Bagaimana boleh jadi haram, bagaimana boleh jadi harus ? Terdapat banyak kekhilafan dan percanggahan dalam penentuan hukum halal atau haram forex trading iaitu urusniaga pertukaran matawang secara dalam talian, bukan money changer. Dengar penjelasan terperinci daripada Ustaz Ahmad Dusuki tentang halal haram forex trading. Ustaz Ahmad Dusuki pernah menjadi panel bagi Rancangan TV9 Tanyalah Ustaz dan beliau tahu selok belok dalam urusniaga forex trading online ini, tentang perkara yang melibatkan margin, leverage, pegangan akaun dalam matawang US Dollar.

Beliau juga aktif mengupas isu-isu tentang pasarang kewangan Malaysia seperti Hukum ASB, ASN, pelaburan dan lain-lain. Bagaimana forex trading jadi Harus bagaimana jadi Haram semuanya di kupas sebaik mungkin dalam video ini. Pastikan anda menonton video ini sehingga habis. Ulasan peribadi saya : Terkilan Saya sebenarnya agak terkilan dengan apa yang difatwakan di Malaysia tentang forex trading ini adalah Haram jika trade secara retail (dipanggil retail trader, trade sendiri) dan halal jika di trade di Bank-Bank. Seolah-olah jika makan ayam yang disembelih sendiri menjadi haram, tetapi jika makan ayam yang di beli dari KFC, yang diapproved dan dilesenkan menjadi halal. Contoh sahaja lah. Sebenarnya pendapat tentang ini ramai yang mengatakan , jika kita betul-betul yakin forex trading ini halal maka kita boleh trade, dan jika kita yakin betul-betul haram, kita tinggalkannya sebab ia adalah kekhilafan ulama. Ulama dari negara jiran menetapkan harus, mufti di sini menetapkan harus, majlis fatwa menetapkan haram dan pelbagai lagi. Jika kita yakin dan tahu apa yang kita dagangkan dengan ilmu dan tidak berjudi, ia menjadi harus, inshaALLAH kita cari yang halal dan kita tidak berjudi. Saya juga sedikit terkilan dengan hukum hakam yang ditetapkan untuk produk kewangan di negara kita, contohnya ASB dan ASN, ada yang kata harus, ada yang kata haram, penelitian ada sesetengah kaunter saham yang dimiliki tidak patuh syariah tetapi ada pula panel syariah yang tetapkan harus atau halal. Pelik bukan ? Ia seolah-olah tiada titik panduan dan keputusan yang dibuat berkepentingan pada golongan-golongan tertentu. FATWA MUI TENTANG TRADING FOREX SYARIAH. Fatwa MUI Tentang Jual Beli Mata Uang (AL-SHARF) Pertanyaan yang pasti ditanyakan oleh setiap trader di Indonesia : 1. Apakah Trading Forex Haram? 2. Apakah Trading Forex Halal?

3. Apakah Trading Forex diperbolehkan dalam Agama Islam? 4. Apakah SWAP itu? Mari kita bahas dengan artikel yang pertama : Forex Dalam Hukum Islam. Dalam bukunya Prof. Drs. Masjfuk Zuhdi yang berjudul MASAIL FIQHIYAH; Kapita Selecta Hukum Islam, diperoleh bahwa Forex (Perdagangan Valas) diperbolehkan dalam hukum islam. Perdagangan valuta asing timbul karena adanya perdagangan barang-barang kebutuhankomoditi antar negara yang bersifat internasional. Perdagangan (Ekspor-Impor) ini tentu memerlukan alat bayar yaitu UANG yang masing-masing negara mempunyai ketentuan sendiri dan berbeda satu sama lainnya sesuai dengan penawaran dan permintaan diantara negara-negara tersebut sehingga timbul PERBANDINGAN NILAI MATA UANG antar negara. Perbandingan nilai mata uang antar negara terkumpul dalam suatu BURSA atau PASAR yang bersifat internasional dan terikat dalam suatu kesepakatan bersama yang saling menguntungkan. Nilai mata uang suatu negara dengan negara lainnya ini berubah (berfluktuasi) setiap saat sesuai volume permintaan dan penawarannya. Adanya permintaan dan penawaran inilah yang menimbulkan transaksi mata uang. Yang secara nyata hanyalah tukar-menukar mata uang yang berbeda nilai. HUKUM ISLAM dalam TRANSAKSI VALAS.

1. Ada Ijab-Qobul : —> Ada perjanjian untuk memberi dan menerima. Penjual menyerahkan barang dan pembeli membayar tunai. Ijab-Qobulnya dilakukan dengan lisan, tulisan dan utusan. Pembeli dan penjual mempunyai wewenang penuh melaksanakan dan melakukan tindakantindakan hukum (dewasa dan berpikiran sehat) 2. Memenuhi syarat menjadi objek transaksi jual-beli yaitu: Suci barangnya (bukan najis) Dapat dimanfaatkan Dapat diserahterimakan Jelas barang dan harganya Dijual (dibeli) oleh pemiliknya sendiri atau kuasanya atas izin pemiliknya Barang sudah berada ditangannya jika barangnya diperoleh dengan imbalan. Perlu ditambahkan pendapat Muhammad Isa, bahwa jual beli saham itu diperbolehkan dalam agama. “Jangan kamu membeli ikan dalam air, karena sesungguhnya jual beli yang demikian itu mengandung penipuan”. (Hadis Ahmad bin Hambal dan Al Baihaqi dari Ibnu Mas’ud) Jual beli barang yang tidak di tempat transaksi diperbolehkan dengan syarat harus diterangkan sifatsifatnya atau ciri-cirinya. Kemudian jika barang sesuai dengan keterangan penjual, maka sahlah jual belinya. Tetapi jika tidak sesuai maka pembeli mempunyai hak khiyar, artinya boleh meneruskan atau membatalkan jual belinya. Hal ini sesuai dengan hadis Nabi riwayat Al Daraquthni dari Abu Hurairah: “Barang siapa yang membeli sesuatu yang ia tidak melihatnya, maka ia berhak khiyar jika ia telah melihatnya”. Jual beli hasil tanam yang masih terpendam, seperti ketela, kentang, bawang dan sebagainya juga diperbolehkan, asal diberi contohnya, karena akan mengalami kesulitan atau kerugian jika harus mengeluarkan semua hasil tanaman yang terpendam untuk dijual. Hal ini sesuai dengan kaidah hukum Islam: “Kesulitan itu menarik kemudahan.” Demikian juga jual beli barang-barang yang telah terbungkustertutup, seperti makanan kalengan, LPG, dan sebagainya, asalkam diberi label yang menerangkan isinya. Vide Sabiq, op. cit. hal. 135. Mengenai teks kaidah hukum Islam tersebut di atas, vide Al Suyuthi, Al Ashbah wa al Nadzair, Mesir, Mustafa Muhammad, 1936 hal. 55. JUAL BELI VALUTA ASING DAN SAHAM. Yang dimaksud dengan valuta asing adalah mata uang luar negeri seperi dolar Amerika, poundsterling Inggris, ringgit Malaysia dan sebagainya.

Apabila antara negara terjadi perdagangan internasional maka tiap negara membutuhkan valuta asing untuk alat bayar luar negeri yang dalam dunia perdagangan disebut devisa. Misalnya eksportir Indonesia akan memperoleh devisa dari hasil ekspornya, sebaliknya importir Indonesia memerlukan devisa untuk mengimpor dari luar negeri. Dengan demikian akan timbul penawaran dan perminataan di bursa valuta asing. setiap negara berwenang penuh menetapkan kurs uangnya masing-masing (kurs adalah perbandingan nilai uangnya terhadap mata uang asing) misalnya 1 dolar Amerika = Rp. 12.000. Namun kurs uang atau perbandingan nilai tukar setiap saat bisa berubah-ubah, tergantung pada kekuatan ekonomi negara masing-masing. Pencatatan kurs uang dan transaksi jual beli valuta asing diselenggarakan di Bursa Valuta Asing (A. W. J. Tupanno, et. al. Ekonomi dan Koperasi, Jakarta, Depdikbud 1982, hal 76-77) FATWA MUI TENTANG PERDAGANGAN VALAS. Fatwa Dewan Syari’ah Nasional Majelis Ulama Indonesia. No: 28DSN-MUIIII2002 tentang Jual Beli Mata Uang (Al-Sharf) a. Bahwa dalam sejumlah kegiatan untuk memenuhi berbagai keperluan, seringkali diperlukan. transaksi jual-beli mata uang (al-sharf), baik antar mata uang sejenis maupun antar mata uang berlainan jenis. b. Bahwa dalam ‘urf tijari (tradisi perdagangan) transaksi jual beli mata uang dikenal beberapa. bentuk transaksi yang status hukumnya dalam pandangan ajaran Islam berbeda antara satu bentuk dengan bentuk lain.

c. Bahwa agar kegiatan transaksi tersebut dilakukan sesuai dengan ajaran Islam, DSN memandang perlu menetapkan fatwa tentang al-Sharf untuk dijadikan pedoman. 1. “Firman Allah, QS. Al-Baqarah2:275: “…Dan Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba…” 2. “Hadis nabi riwayat al-Baihaqi dan Ibnu Majah dari Abu Sa’id al-Khudri:Rasulullah SAW bersabda, ‘Sesungguhnya jual beli itu hanya boleh dilakukan atas dasar kerelaan (antara kedua belah pihak)’ (HR. albaihaqi dan Ibnu Majah, dan dinilai shahih oleh Ibnu Hibban). 3. “Hadis Nabi Riwayat Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Nasa’i, dan Ibn Majah, dengan teks Muslim dari ‘Ubadah bin Shamit, Nabi s. a.w bersabda: “(Juallah) emas dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum, sya’ir dengan sya’ir, kurma dengan kurma, dan garam dengan garam (denga syarat harus) sama dan sejenis serta secara tunai. Jika jenisnya berbeda, juallah sekehendakmu jika dilakukan secara tunai.”. 4. “Hadis Nabi riwayat Muslim, Tirmidzi, Nasa’i, Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ahmad, dari Umar bin Khattab, Nabi s. a.w bersabda: “(Jual-beli) emas dengan perak adalah riba kecuali (dilakukan) secara tunai.” 5. “Hadis Nabi riwayat Muslim dari Abu Sa’id al-Khudri, Nabi s. a.w bersabda: Janganlah kamu menjual emas dengan emas kecuali sama (nilainya) dan janganlah menambahkan sebagian atas sebagian yang lain; janganlah menjual perak dengan perak kecuali sama (nilainya) dan janganlah menambahkan sebagaian atas sebagian yang lain; dan janganlah menjual emas dan perak tersebut yang tidak tunai dengan yang tunai. 6. “Hadis Nabi riwayat Muslim dari Bara’ bin ‘Azib dan Zaid bin Arqam : Rasulullah saw melarang menjual perak dengan emas secara piutang (tidak tunai). 7. “Hadis Nabi riwayat Tirmidzi dari Amr bin Auf: “Perjanjian dapat dilakukan di antara kaum muslimin, kecuali perjanjian yang mengharamkan yang halal atau menghalalkan yang haram; dan kaum muslimin terikat dengan syarat-syarat mereka kecuali syarat yang mengharamkan yang halal atau menghalalkan yang haram.” 8. “Ijma.

Ulama sepakat (ijma’) bahwa akad al-sharf disyariatkan dengan syarat-syarat tertentu. 1. Surat dari pimpinah Unit Usaha Syariah Bank BNI no. UUS2878. 2. Pendapat peserta Rapat Pleno Dewan Syari’ah Nasional pada Hari Kamis, tanggal 14 Muharram 1423H 28 Maret 2002. Dewan Syari’ah Nasional Menetapkan : FATWA TENTANG JUAL BELI MATA UANG (AL-SHARF). Pertama : Ketentuan Umum. Transaksi jual beli mata uang pada prinsipnya boleh dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Tidak untuk spekulasi (untung-untungan). 2. Ada kebutuhan transaksi atau untuk berjaga-jaga (simpanan). 3. Apabila transaksi dilakukan terhadap mata uang sejenis maka nilainya harus sama dan secara tunai (at-taqabudh). 4. Apabila berlainan jenis maka harus dilakukan dengan nilai tukar (kurs) yang berlaku pada saat transaksi dan secara tunai. Kedua : Jenis-jenis transaksi Valuta Asing. 1. Transaksi SPOT, yaitu transaksi pembelian dan penjualan valuta asing untuk penyerahan pada saat itu (over the counter) atau penyelesaiannya paling lambat dalam jangka waktu dua hari. Hukumnya adalah boleh, karena dianggap tunai, sedangkan waktu dua hari dianggap sebagai proses penyelesaian yang tidak bisa dihindari dan merupakan transaksi internasional. 2. Transaksi FORWARD, yaitu transaksi pembelian dan penjualan valas yang nilainya ditetapkan pada saat sekarang dan diberlakukan untuk waktu yang akan datang, antara 2?24 jam sampai dengan satu tahun.

Hukumnya adalah haram, karena harga yang digunakan adalah harga yang diperjanjikan (muwa’adah) dan penyerahannya dilakukan di kemudian hari, padahal harga pada waktu penyerahan tersebut belum tentu sama dengan nilai yang disepakati, kecuali dilakukan dalam bentuk forward agreement untuk kebutuhan yang tidak dapat dihindari (lil hajah) 3. Transaksi SWAP yaitu suatu kontrak pembelian atau penjualan valas dengan harga spot yang dikombinasikan dengan pembelian antara penjualan valas yang sama dengan harga forward. Hukumnya haram, karena mengandung unsur maisir (spekulasi). 4. Transaksi OPTION yaitu kontrak untuk memperoleh hak dalam rangka membeli atau hak untuk menjual yang tidak harus dilakukan atas sejumlah unit valuta asing pada harga dan jangka waktu atau tanggal akhir tertentu. Hukumnya haram, karena mengandung unsur maisir (spekulasi). Ketiga : Fatwa ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan jika di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan, akan diubah dan disempurnakan sebagaimana mestinya. Ditetapkan di : Jakarta. Tanggal : 14 Muharram 1423 H 28 Maret 2002 M. DEWAN SYARI’AH NASIONAL – MAJELIS ULAMA INDONESIA. Demikian mengenai Trading Forex menurut Fatwa MUI, dan kesimpulannya adalah transaksi Trading Forex Spot seperti yang berada di web Gainscope ini adalah diperbolehkan dan tidak melanggar hukum Islam.



Articles:

  • Forex dalam syariah